Home > Uncategorized > Pekan Lingkungan Indonesia 2013

Pekan Lingkungan Indonesia 2013

Pekan Lingkungan Indonesia 2013
JCC – Jakarta, 30 Mei – 2 Juni  2013

Pekan Lingkungan Indonesia 2013

Di saat Planet bumi kita berjuang menyediakan sumberdaya (tanah, air, pangan, energi, dll)  untuk mempertahankan 7 miliar penduduknya, pada saat bersamaan setiap tahunnya  1/3  dari pangan yang diproduksi di dunia  – sekitar 1,3 miliar ton – terbuang dan menjadi limbah! Fantastis!  Inilah ironi dari sebuah peradaban manusia dimana limbah makanan menjadi salah satu kontributor terbesar dampak lingkungan. Maka bayangkan ketika planet yang kita tempati ini enggan menyediakan lagi sumberdayanya. Apa pula yang akan terjadi?

1,3 miliar ton limbah makanan tersebut,  negara-negara industri menyumbang limbah makanan sebesar 670 juta ton setiap tahunnya, yang jika dikonversikan ke dalam nilai uang setara dengan 680 miliar Dolar AS. Adapun  negara-negara berkembang menyumbang limbah makanan sekitar 630 juta ton setiap tahunnya, atau setara dengan 310 miliar Dolar AS.

Fakta lain, penduduk di negara-negara kaya memiliki kebiasaan  membuang-buang makanan secara berlebihan dengan jumlah mencapai 222 juta ton per tahun. Jumlah tersebut adalah hampir sama dengan produksi pangan sub-Sahara Afrika  dengan total 230 juta ton.

Persoalan Lingkungan memang tidak dapat dilihat sebagai suatu persoalan yang berdiri sendiri, melainkan sangat terkait dengan perilaku manusia,terutama dalam memenuhi kebutuhannya.

Perubahan perilaku melalui gaya hidup telah mengubah pola ekstraksi sumberdaya alam dan energi yang ada. Manusia didorong untuk menggunakan sumberdaya alam secara berlebih dan tidak berkelanjutan.

Mengingat besarnya ketidakseimbangan gaya hidup masyarakat di negara kaya dengan negara berkembang serta akibat yang sangat buruk dari limbah makanan yang dihasilkan terhadap lingkungan, maka dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup SeDunia 2013 (World Environment Day 2013), UNEP bekerjasama dengan FAO (Food & Agriculture Organization)  tahun 2013 ini mengangkat tema:

Tema ini secara harfiah mengajak seluruh penduduk dunia untuk mengubah gaya hidup membuang-buang makanan.  Mengajak berpikir kembali sebelum membuang makanan karena hakekatnya makanan untuk dimakan/di konsumsi atau disimpan. Mengapa harus dilimbahkan?

Adapun tujuan dari tema “Think – Eat – Save” adalah mengajak penduduk dunia – termasuk anda – agar lebih sadar atas dampak lingkungan dari kebiasaan membuang-buang makanan dan lebih kritis serta bijak memilih makanan, karena bagaimanapun hal ini berkait dengan kemampuan alam menyediakannya untuk manusia.
HARI LINGKUNGAN HIDUP DI INDONESIA

Indeks Perilaku Peduli Lingkungan yang dikembangkan Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) menunjukkan bahwa angka 0,57 (angka mutlak adalah 1), mengindikasikan bahwa masyarakat kita belum berperilaku peduli lingkungan dalam kehidupan sehari-harinya.

Perilaku konsumsi masyarakat juga terus meningkat. Sekitar 49,3% makanan didatangkan dari luar daerah dan import. Kondisi ini tentunya akan memberikan dampak bagi lingkungan seperti meningkatnya emisi gas carbon dan metana dari buangan alat transportasi.

Menyambut Hari Lingkungan Hidup seDunia 2013, KLH  secara khusus menyikapi tema yang dihadirkan  UNEP dengan tema dan logo yang sejalan dengan “Think – Eat – Save”.

Dengan logo memvisualkan daun hijau sebagai simbolisasi dari tujuan kelestarian alam, serta simbolisasi kontra-produktif berupa visual makanan yang ditumpahkan dari piring ke dalam bak sampah, serta bunyi tema “Ubah Perilaku dan Pola Konsumsi untuk Selamatkan Lingkungan”, dimaksudkan memberi gambaran yang mudah serta membuka kesadaran masyarakat atas pentingnya mengubah perilaku dan pola makan.

Masalah limbah makanan adalah masalah yang terjadi di seluruh negara, baik negara maju, negara industri maupun negara berkembang.

Kita yang hidup di negeri Indonesia sesungguhnya amat sangat bersyukur, karena alam Indonesia jauh lebih mampu “memanjakan” warganya dengan jenis bahan makanan yang banyak dibandingkan alam di belahan  benua lainnya.

Daratan, lautan serta iklim Indonesia sangat mendukung tersedianya segala jenis bahan makanan untuk konsumsi manusia, mulai dari aneka bahan makanan pokok, sayuran dan buah-buahan yang banyak jumlahnya, serta sangat kondusif untuk berkembang biaknya aneka jenis ternak dan hewan peliharaan. Laut Indonesia yang luas pun menyediakan banyak sekali ikan dan sumber makanan lainnya, jauh melebih negeri-negeri lain.

Pertanyaannya adalah, akankah kita menghargai pemberian alam dengan sikap dan pola konsumsi berorientasi pada kelestarian lingkungan? Atau hanya akan menjadi pengikut dari bangsa lain yang memiliki kebiasaan membuang-buang makanan?

Konsumsi masyarakat dalam kurun waktu satu (1) bulan sekali, mengkonsumsi ayam mencapai 91%, ini lebih besar dibandingkan konsumsi daging merah yang hanya 77%. Sementara itu dalam mengkonsumsi produk yang dihasilkan daerahnya sendiri berupa umbi-umbian lokal tercatat 36,4%. Sisa sampah organik terutama makanan hanya 2,2% yang dikomposkan, selebihnya dibuang dan menjadi beban lingkungan yang terus bertambah.

Pada bidang pertanian, terjadinya limbah akan selalu terjadi sejak awal proses. Dan semua ini membawa pengaruh pada munculnya emisi gas rumah kaca.

Pada sektor produksi pertanian, limbah makanan akan mulai muncul  sejak proses panen dimulai sampai dengan proses pendistribusian, pemasaran dan berlanjut lagi pada saat sampai ditangan anda sebagai konsumen, pada proses pengolahan serta makanan tak termakan. Ini semua adalah jejak makanan (food print).

Maka adalah bijak jika kita mampu mengurangi jejak makanan pada setiap prosesnya masing-masing. Misal, memasak makanan secukupnya tanpa berlebih, membeli bahan makanan sewaktu (mudah busuk) tanpa berlebih, termasuk juga merawat makanan yang sudah terbuka dari kemasannya agar tidak mudah rusak.

Pada akhirnya, Kementerian Lingkungan Hidup mengajak semua pihak untuk mengubah perilaku dan pola konsumsi untuk menjaga kelestarian lingkungan. Ini adalah tanggungjawab bersama masyarakat Indonesia. Semakin anda tahu tentang informasi makanan, semakin bijak anda memilih makanan yang dapat mengurangi dampak lingkungan.
MANFAAT

  1. Lebih bijak menyikapi akan makanan.
  2. Mengurangi timbulnya limbah bahan makanan untuk kepentingan kelestarian alam.
  3. Penghematan.
  4. Meminimalkan dampak lingkungan sejak proses produksi sampai ke konsumen.
  5. Mengurangi limbah makanan untuk menciptakan masa depan yang berkelanjutan.

HIMBAUAN
Pilihlah makanan yang memiliki dampak lingkungan rendah/ ramah lingkungan. Prioritaskan memilih makanan dari sumber lokal dibandingkan makanan yang didatangkan dari tempat jauh. Makanan yang dihadirkan dari tempat jauh akan menimbulkan lebih banyak jejak makanan (food Print) seperti halnya emisi gas karbon dan lebih banyak energi terpakai yang digunakan untuk pengiriman. Olah makanan sesuai kebutuhan tanpa harus berlebih karena melebih-lebihkan sama dengan pemborosan energi dan memperbanyak potensi makanan menjadi limbah.

Pikirkan kembali sebelum Anda makan dan bantulah untuk selamatkan lingkungan kita!
Pekan Lingkungan Indonesia 2013
JCC – Jakarta, 30 Mei – 2 Juni  2013

Hari lingkungan hidup sedunia jatuh pada tanggal 5 Juni, banyak partisipasi di tiap negara dalam menyambut hari lingkungan hidup. Di Indonesia sendiri Pemerintah mengadakan rangkaian kegiatan menyambut Hari Lingkungan Hidup. Dari mulai memberikan apresiasi kepada para “pejuang” lingkungan sampai mengadakan even pameran. Tahun ini akan diadakan even Pekan lingkungan Indonesia 2013 yang diselengarakan di JCC Jakarta. Pada tanggal 30 Mei – 2 juni 2013. Pamerannya sendiri akan melibatkan pihak swasta, Pemerintah pusat maupun daerah maupun NGO. Kegiatan yang berlangsung empat hari ini banyak menampilkan kegiatan sebagai berikut:

  1. Lomba Foto Lingkungan 2013 berhadiah total  uang tunai (Rp. 13.000.000) dan sertifikat dari KLH
  2. Green Music Festival
  3. Seminar dan workshop
  4. Eco Driving
  5. Funbike dan jalan sehat
  6. Lomba Mewarnai dan mengambar
  7. Product lounching
  8. Gerakan menanam pohon
  9. Bank Sampah
  10. Pelayanan Satu Atap
  11. Zero Waste Event

Merchandise/Publikasi

  1. Kaos
  2. Mug
  3. Spanduk
  4. Logo HLH 2013
  5. Logo KLH
  6. Denah Stand JCC-Jakart


GAMBARAN PELAKSANAAN PLI
2013

PEKAN LINGKUNGAN INDONESIA KE-17 TAHUN 2013
Pameran Prestasi dan Kinerja pengelolaan Lingkungan Hidup yang telah dilakukan oleh Kementerian, Lembaga Pemerintah Non Kementerian, Pemerintah Provinsi, Kota & Kabupaten, BUMN, Perusahaan Nasional & Multinasional, Lembaga Nasional & Internasional, LSM dan Perguruan Tinggi.

CSR INDONESIA 2013
Ajang Visualisasi, Pameran dan Seminar bidang Corporate Social Responsibility / tanggung jawab sosial perusahaan. Pameran akan menampilkan berbagai upaya CSR yang telah dilaksanakan oleh perusahaan nasional dan multinasional di Indonesia kepada masyarakat dan lingkungan di sekitarnya. Kegiatan ini merupakan ke-7 kalinya diselenggarakan.

RENEWABLE ENERGY INDONESIA
Berbagai produk dan teknologi energi terbarukan akan ditampilkan dalam pameran ini. Produk dengan pemanfaatan energi yang berasal dari Matahari (Solar), Angin (Wind), Mikrohidro (Air), maupun Geothermal (Panas Bumi) akan dipamerkan dalam kegiatan ini.

ENVIRONMENT TECHNOLOGY EXPO 2013
Produk dan teknologi serta jasa pengolahan limbah cair, udara maupun limbah padat akan ditampilkan dalam pameran ini.

ECO PRODUCTS EXPO 2013
Produk-produk serta jasa pelayanan yang bertema GREEN dan hemat energi seperti produk Elektronik, Property, Building Material, Otomotif, Perbankan, Food & Beverages dan Pendidikan akan ditampilkan dalam pameran ini. Berbagai produk kerajinan dari bahan daur ulang akan dipamerkan dalam kegiatan ini.

SEMINAR, WORKSHOP & PRESENTASI PRODUK
Berbagai Seminar, Workshop & Presentasi Produk mengenai Lingkungan Hidup, CSR dan produk-produk
serta jasa terkait akan diselenggarakan selama kegiatan berlangsung. Sebagian besar kegiatan ini TIDAK DIPUNGUT BIAYA, namun peserta diharuskan mendaftar terlebih dahulu untuk memastikan kapasitas ruangan. Jadwal informasi terakhir, silahkan menghubungi Panitia.

ECO DRIVING RALLY
Sebuah kegiatan Fun Rally yang akan diisi oleh acara Uji Emisi, Workshop “cara mengemudi yang baik” serta Fun Rally akan diselenggarakan selama kegiatan berlangsung. Fun Rally akan menempuh rute di lokasi lokasi strategis.

GREEN MUSIC FESTIVAL
Festival Band Pelajar SMU dan Perguruan Tinggi akan memeriahkan festival lingkungan terbesar ini.
Berbagai Band dan Bintang Tamu akan tampil dalam acara ini.

FUNBIKE NASIONAL DAN GERAKAN MENANAM POHON
Kampanye pelestarian Hutan dan Lingkungan hidup yang berkaitan dengan kesehatan akan diselenggarakan melalui kegiatan Funbike Nasional dan Gerakan Menanam Pohon. Diselenggarakan secara nasional dan bersamaan, akan dilanjutkan dengan telekonferensi dari berbagai kota.

KID ZONE
Keceriaan anak-anak akan menghiasi area KID ZONE, setidaknya 10 jenis permainan bouncy dan permainan anak-anak lainnya akan ditempatkan dalam area ini. Sebuah peluang pemasaran produk yang baik bagi produsen terkait.

Sumber :
Kementerian Lingkungan Hidup (http://www.menlh.go.id/pekan-lingkungan-hidup-2013/) dan http://enviweek.antheus.co.id/Acara.html

About these ads
Categories: Uncategorized Tags: ,
  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: